Entah mengapa terketuk untuk menulis sesuatu tentang diriku untuk saat ini.
Rasanya mungkin memang terlihat seperti sedang galau, namun sesungguhnya suasana hatiku sedang baik.
Atau mungkin hanya sedang menyembunyikan sesuatu yang tidak ingin orang lain ketahui.
Seiring bertambahnya usia, aku sadar bahwa aku semakin tumbuh menjadi gadis yang dewasa.
Tapi hari ini, bukan hari ulang tahun aku loh. Aku hanya sedang berkhayal sebelum umurku menginjak ke kepala dua. Rasanya itu seperti tusuka oleh pedang yang panjang, like samurai!
Mungkin kalian semua yang membaca bingung memang ada apa dengan hari ulang tahun menuju kepala dua??
Itu seperti tikaman bagiku.
Bagaimana aku akan bersikap dengan umur 20 tahun kemudian menghadapi hari-hari berikutnya. Atau aku hanya mengatakan aku sudah dewasa. Argh! benar-benar itu merupakan sebuah pukulan, yang akan terasa sangat sakit.
Aku tidak bisa seperti ini terus - menerus. Bermanja-manja ria, berharap semua yang aku inginkan bisa terkabul. Benar-benar itu tidak mungkin. Mulai sekarang aku harus menjadi sosok yang lebih baik. Dari segala hal, dan itu tidak harus menunggu sampai dengan hari ulang tahunku tiba dimana aku benar-benar sudah menginjak 20 tahun yang sesungguhnya. Itu tidak boleh!
bagaimana dengan cita-citaku? bagaimana dengan hubunganku dengan keluargaku? apakah sudah menunjukkan kedewasaan? bagaimana hubungan asrama ku? apakah masih baik? atau justru semakin dipenuhi dengan kegalauan. Aku harus berpikir bagaimana masa depan aku nantinya. Aku akan lulus kapan, aku akan kerja dimana, aku akan menikah dengan siapa, aku akan tinggal dimana nantinya bersama suamiku, itu harus benar-benar dipikirkan secara matang. Tidak bisa seenaknya saja, sesuai dengan qodar Alloh. Bagaimanapun juga jika aku ingin menjadi orang yang sukses maka aku harus berusaha. Dan ada satu hal yang sampai saat ini sulit aku ubah. Berhenti menjadi Deadliner!!!
Sejujurnya aku tidak ingin menjadi deadliner. Aku selalu berpikir aku ingin mengerjakan tugas itu sampai sebelum tugas tersebut dikumpulkan, aku akan merencanakan segalanya sampai sebelum waktunya benar-benar tiba. Tapi, itu sungguh sulit! benar-benar sulit.
Oh, God please help me???
Aku sudah membuat targetku untuk tahun 2011. But, can it be real?? who knows?
tetapi aku akan berusaha melakukan sesuai dengan kemampuanku.
Percaya semua ini akan ada jalannya.
Lalu, bagaimana dengan kisah percintaanku???
aahaha, itu pertanyaan yang saat ini sedang ingin aku hindari untuk dijawab. Apa itu berarti aku tidak punya kekasih? bukan, bukan itu. Jika, seseorang tahu dengan siapa aku sekarang maka mereka pasti akan menjawab. " oh, kembali dengan orang masa lalu toh". I hate this.
Yah, dari dulu sampai saat ini aku masih mencintainya. bahkan sepertinya sampai kapanpun akan tetap mencintainya. Aku dan dia berusaha untuk menumbuhkan cinta kami supaya tetap bersemi hari demi hari sampai dengan akhirnya tiba. Wow, hari apakah itu?
hahaha, hanya Alloh yang tahu... dan mungkin hampir 99% tebakan kalian benar.
Tidak dapat dipelakkan setiap orang yang menjalin hubungan secara serius dengan kekasihnya ingin membuat rencana masa depan kan? khususnya pernikahan.
Itulah sebabnya orientasi aku saat ini selain kuliah adalah menuju ke hal tersebut.
Akan terasa sangat sedih dan menyakitkan jika sampai itu tidak terjadi. Akan merasa seperti Alloh sangat tidak adil dan jahat.
Aku mencintainya lebih dari apapun, dan siapapun.
kiss and hug
indah... kekasih muslim yg sebenarnya itu cuma Alloh looh... boleh mencintai orang 'itu'. tapi tetep Alloh dan orang tua yg pertama ya? ;)
BalasHapusiyaa mita...
BalasHapusajqh buat nasehatnya...:D